Jumlah Pengunjung Vs Konversi
Written by zams on December 17, 2009Dalam bisnis internet, hal yang sering ditanyakan dan dipelajari adalah bagaimana menarik sejumlah pengunjung ke situs atau blog. Hal itu bisa gampang-gampang susah tergantung pada pengetahuan dan pengalaman kita dalam men SEO kan sebuah page. Untuk para master, hal itu tentu bukanlah persoalan sulit, namun bagi sebagian yang lain hal itu bisa menjadi hal yang sangat sulit… Dan kalau anda ingin sukses di bisnis online ini, maka mempelajari bagaimana pengunjung datang ke situs penjualan anda adalah hal yang nggak bisa ditawar.
Namun, untuk bisa sukses dalam bisnis internet tentu sejumlah pengunjung saja tidaklah cukup. Mengapa karena sebanyak apapun pengunjung yang membanjiri blog atau toko online anda tanpa sebuah penjualan adalah sama saja.. NOL..
Konversi.. ya disinilah satu tahapan lagi setelah anda berhasil menarik sejumlah pengunjung yang anda inginkan.. Tentu saja ilmu konversi lebih sulit daripada menarik sejumlah pengunjung mendatangi toko online anda.. Anda bisa bisa menarik sejumlah pengunjung lewat berbagi cara dari mulai Search Engines, forum, atau komentar di banyak blog. Namun untuk membuat mereka membeli dari toko anda, anda harus menguasai jurus lain lagi yang lebih tinggi tingkatannya.
Satu pertanyaan yang harus anda jawab… Dengan jumlah pengunjung segini, mengapa penjualan belum juga datang??
Related posts:




December 18th, 2009 at 12:43 am
boleh nganjuk pertamax gan?
yang dimaksud konversi itu, seperti minyak tanah ke gas elpiji ya?
atau memisahkan antara lumpur dan butiran emas?
jika menurut Dolf DeRoos, PhD, perbandingan konversi yang baik adalah 100:1
[Reply]
zams Reply:
December 18th, 2009 at 2:23 am
Selama ini di Amazon konversi nya lebih dari 1% kok Mas.. tapi saya memang masih belom lama jadi kita lihat nanti bagaimana kedepannya
[Reply]
December 18th, 2009 at 1:20 am
saya sangat setuju Mas, konversi yang sangat saya harapkan dari pengunjung…
[Reply]
zams Reply:
December 18th, 2009 at 2:23 am
yup.. betul bro..
[Reply]
December 18th, 2009 at 3:51 am
Setuju Mas … bagaimana pun juga tujuan akhir adalah penjualan yang menghasilkan keuntungan buat kita
[Reply]
December 18th, 2009 at 7:58 am
Kalau memang produk dari situs tersebut sangat dibutuhkan, saya pikir perbandingan konversi tidak mutlak ya mas?
Sekedar contoh produk yang baik koversi 1:50 mungkin sudah gol. Dibanding produk yang biasa-biasa saja, konversi 1:500 bisa saja tidak ada transaksi.
Bagaimana mas analisa saya?
[Reply]
zams Reply:
December 18th, 2009 at 5:32 pm
pemilihan barang memang sangat menentukan tingkat konversi Mas. . sepakat ini..
[Reply]
December 18th, 2009 at 10:52 pm
kalau saja masalah konversi di kupas lagi. tentu ilmu ini makin lengkap. di tunggu mas Zam, artikel berikutnya…
[Reply]
zams Reply:
December 19th, 2009 at 12:32 am
@fadly muin, klo masalah konversi, saya juga masih belajar ini mas.. jadi blm bisa kasih tips
[Reply]
fadly muin Reply:
December 19th, 2009 at 11:34 am
@zams, satu motivasi baru saja anda terima mas. “bagaimana memberikan info menarik tentang konversi”.
tetap ta’ tunggu!
[Reply]
zams Reply:
December 19th, 2009 at 3:24 pm
@fadly muin, ok mas… ini memang sedang saya praktekkan.. nanti klo berhasil saya sharingkan..thanks atas atensinya
[Reply]
December 22nd, 2009 at 2:28 pm
Tidak selamanya pengunjung yang datang akan membeli produk yang kita jual.Hanya pengunjung yang tertaget saja yang akan membeli produk yang kita Jual.Jadi pengunjung yang tertaget adalah uang.
[Reply]
zams Reply:
December 28th, 2009 at 2:05 pm
@Cara Cari Duit, sip mas.
[Reply]
December 28th, 2009 at 9:00 am
Setuju mas, yang ideal 1 pengunjung 1 pembelian. Nyatanya 2000 pengunjung belum tentu terjadi pembelian.
Berarti ada yang salah, entah itu dari pengunjung, keyword atau landing page. Perbaiki dan test lagi.
Trims, cuma sharing aja biar otak ga tumpul.
[Reply]
zams Reply:
December 28th, 2009 at 2:06 pm
@Rizki, klo pengunjung yang 2000 datang ke website jualan kita trus gak ada yg beli.. alamat harus diromak total.. hehe.
[Reply]
February 23rd, 2010 at 6:06 am
waduh.. banyak anak ekonomi nich he.. he..
[Reply]