Apakah Kena Pinalti Dengan Duplicate Content ? | Sebuah Mitos
Written by zams on November 5, 2009Apakah Google benar-benar memberi pinalti pada situs yang menggunakan duplicate content?
Tentu sebagai blogger, anda mengenal dan paling tidak mendengar tentang duplicate content. Yang intinya adalah konten atau isi atau artikel yang sama atau mirip dengan artikel lainnya baik di dalam domain sendiri atau dengan domain milik orang lain.
Seperti halnya dalam dunia nyata yang penuh dengan bajak membajak, dalam dunia maya pun tidak lepas yang namanya bajak membajak tersebut atau yang lebih tren disebut dengan duplicate content.
Google tentu saja tidak menyukai duplicate content, mengapa? Alasan utamanya adalah bahwa google ingin menampilkan artikel atau halaman yang berisi informasi yang bervariasi kepada pengunjung. Tujuannya jelas agar pengguna internet mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari informasi yang bervariasi dari topik yang sama.
Namun apa boleh dikata, duplicate content ternyata merupakan bagian dari dunia internet yang tidak mungkin untuk dicegah oleh siapapun. Berapa banyak artikel yang mirip bahkan yang sama satu sama lain, tidak terhitung…
Oleh karena itu, Google akan mensortir atau menyaring artikel atau konten yang sama dan menampilkan yang paling relevan atau original menurut mereka. Ini bukan berarti bahwa artikel copy paste tidak muncul, namun biasanya akan memilki ranking yang lebih rendah dari artikel asli. Luar biasanya, Google kadang salah dalam menilai mana yang benar-benar asli dan malah menempatkan artikel duplicate content pada posisi yang lebih tinggi dari artikel aslinya.
Kenapa bisa begitu? Suatu saat kita pelajari, karena yang jelas ini berkaitan dengan belajar SEO dan bagaimana caranya meloloskan artikel kopi paste dan memodifikasinya dengan mudah agar mampu bersaing dengan original content? Eit bukan ngajari jelek ya, namun ini bagian bisnis internet, apalagi kalau anda ingin serius dalam monetasi blog atau bisnis affiliasi yang kadang tidak mungkin anda menulis semua isi artikel dan mengoptimasinya…apalagi kalau harus berhadapan dengan bahasa Inggris… puyeng deh..!!
Oleh karena itu, jangan takut membuat duplicate content karena anda tidak akan terkena pinalti (yang ada hanya tersortir (hehe), namun alangkah baiknya jika minta ijin lebih dahulu atau kasih backlink untuk sumber aslinya. Kalau memang terpaksa karena keterbatasan waktu atau terkendala bahasa, maka belajarlah bagaimana meng-customize atau mengoptimalkan duplicate content agar terlihat asli dan mendapatkan rangking yang baik…
Caranya??? Tunggu episode yang akan datang (semoga tidak lupa, hehe)..
Related posts:




November 5th, 2009 at 10:28 pm
Pengalaman pribadi saya, kalau copas tentu saya tidak pernah baik dari blog saya yang lama, apalagi dari blog orang lain. Tapi kalau hanya sekedar track backlink untuk melengkapi artikel yang penting tetap mencamtumkan alamat URL lengkap sumbernya, saya pikir itu wajar. Bahkan saling menguntungkan dalam mendatangkan traffik, ya gak mas.
Ditunggu lanjutannya, dijamin menarik nih.
[Reply]
zams Reply:
November 6th, 2009 at 1:38 am
@sumartono, betul mas Sum bisa saling menguntungkan.. tunggu ya ..
[Reply]